Pembagian 35 Juta Masker dilakukan Simbolik

POL – Masker sudah wajib, apalagi menjelang Pilkada. Karena itu pemerintah DKI Jakarta dan pihak kepolisian serta lembaga-lembaga terkait melakukan Pembagian 34,35 juta masker ke seluruh Indonesia. Dan Kamis 10 September hari ini secara simbolis di lapangan Promoter Polda Metro Jaya dilakukan tajuk “Pembagian Masker Serentak, Kampanye Jaga Jarak, dan Hindari Kerumunan Dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai dan Sehat”.

Para pemangku kepentingan terkait dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN hadir dalam acara itu.

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan juga Wakasad Letnan Jenderal TNI Moch. Fachrudin yang berada di struktur Satgas Komite PC-PEN tampak hadir. Begitu pula Menteri BUMN Erick Thohir yang juga Ketua Satgas PC-PEN. Dari kalangan ulama tampak Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj,

Tampak pula Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua KPU Arief Budiman dan calon kepala daerah hingga tim sukses yang hadir langsung dalam acara tersebut. bersama jajarannya. Sedangkan seluruh calon kepala daerah dan tim sukses di luar Jaboddetabek, ikut hadir melalui virtual zoom yang disiapkan penyelenggara acara.

Jadwal kampanye Pilkada 2020 secara serentak akan berlangsung 26 September 5 Desember 2020. Acara pembagian masker ini juga untuk menggugah kesadaran tentang pentingnya aspek kesehatan dalam masa kampanye Pilkada seiring dengan wabah Covid-19 yang belum reda.

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, acara ini sebagai bentuk sosialisasi kepada seluruh pihak dan lembaga terkait yang terlibat dalam penanganan Covid-19 dan Pilkada Serentak, untuk benar-benar menjaga protokol kesehatan di wilayah masing-masing. “Polri dan TNI dan juga lembaga terkait bersama seluruh stakeholder untuk disiplin protokol kesehatan. Terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Kita minta juga untuk para calon kepala daerah dan juga tim sukses untuk benar-benar melaksanakan ketertiban dalam berkampanye, agar tidak mengadakan kerumunan,” tegas Komjen Gatot.

“Kami bagikan masker serentak di seluruh Indonesia ke masyarakat, dengan menyiapkan 34.355.922 masker. Kita ingin masker ini sampai ke masyarakat dan digunakan secara baik, demi menjaga diri tetap sehat dan terlindungi,” sambung Gatot Eddy.

Terkait operasi yustisi yang akan dilaksanakan, Gatot Eddy mengatakan, Anggota Kepolisian dan TNI dibantu Satpol PP akan memantau terus masyarakat untuk disiplin masker dan tidak berkumpul. Termasuk juga menjaga perkantoran, pasar dan tempat-tempat lainnya.

“Operasi Yustisi ini tentu akan kami ketatkan terutama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Jadi jangan kaget, nanti aka nada Polisi, TNI dan Satpol PP yang akan menjaga di kantor-kantor. Ini bukan menakuti, tapi untuk melindungi agar penyebaran Covid dapat diatasi bersama-sama,” jelas Gatot Eddy.

Tidak itu saja, Gatot Eddy juga mengatakan, pihaknya akan melakukan operasi yustisi secara masif dan juga humanis. Namun jika ada pihak yang sulit untuk diarahkan demi menjaga kesehatannya, Polridan TNI serta Satpol PP tak segan-segan untuk memberi sanksi tegas.

“Kalau tetap bandel dan tidak mau diarahkan, tentu akan kami beri sanksi tegas. Ini demi kebaikan dan kesehatan bersama. Kami tak segan-segan untuk bertindak. Kita ingin Indonesia kembali normal dan masyarakat sehat,” tandas Komjen Gatot. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *