LCKI, Mabes Polri, BNN PUsat, BNT , PMJ Kampanyekan Stop Narkoba

POL – MINGGU yang Ceria ada yang berbeda di Bundaran Hotel Indonesia. Apa pasal? Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi pencegahan kejahatan era digital terkait Revolusi Industri 4.0. Sosialisasi itu berbarengan dengan kampanye Zero Narkoba dan Sosialisasi PON 2020 Papua, kemarin.

Sosialisasi ini digelar bersama dengan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), Mabes Polri, BNN Pusat dan BNPT. Acara ini pun berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia.

Kegiatan ini menghadirkan beragam acara menarik dengan kemasan tema “Crime Prevention di Era 4.0”. Demikian keterangan tertulis yang diterima metro24.co, Senin (24/2/2020).

(foto:ali/metro24.co)

Ketua Harian LCKI Irjen Pol (Purn) Suparman membuka acara yang berisi kajian serta hiburan untuk menarik perhatian warga yang datang di CFD di hari libur itu. “>Diskusi yang diprakarsai Direktur Pinmas Polda Metro Badia dan Ketua Penyelenggara Santi Diasari Hargianto berjalan hangat dengan moderator Tjut Syahnas dan Dr Mirza Pahlevi. “Acara bersebelahan dengan Indonesia zero drugs jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua Mendatang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta.

Tampak hadir pula para nara sumber yang berkompeten di bidang pencegahan dan pemberantasan kejahatan seperti BrigjenTajudin dari Mabes Polri, Deputi BNN Irjen Pol Arman Depari, Direktur Anti Teroris BNPT dan Sekjen LCKI Abdul Gani dan ROBOT RAISA (Robot Artificial Intelegent Software Aplication).

Di depan panggung, pengunjung dan peserta tampak antusias dan takjub dengan lincahnya Polisi Cilik memperagakan baris berbaris selain itu ada pula senam poco-poco bersama serta tak lupa sajian Cakra Metro Band Ditlantas Polda Metro Jaya.

Seluruh peserta berjumlah sekitar 2.500 orang, terdiri dari jajaran Polda Metro Jaya, Mabes Polri, BNN, Mahasiswa, ratusan anak penyandang down syndrom, penyandang tuna rungu, masyarakat robotika Indonesia dan penikmat CFD.

“Alhamdulillah, acara terlaksana dengan sebaik-baiknya,” kata Yusri mengakhiri. Semoga sosialisasinya pun sukses sehingga pencegahan kejahatan era digital 4.0 pun berhasil. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *