Kapolda Metro Jaya Ungkap Kasus Pembunuhan yang Melibatkan WNA

MM – Kapolda Metro Jaya merilis Motif pembunuhan Hsu Ming Hu, 52, warga negara Taiwan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam rilis yang disampaikan Irjen Pol. Nana Sudjana, SH mulai terungkap. Peran Hsu adalah salah satu figur dalam aksi pembunuhan itu adalag SS, 37.

Kapolda mengungkapkan empat tersangka yang terlibat dalam pembunuhan WN Taiwan tersebut. Selain SS, petugas juga menahan FT , 30dan suaminya A, 31,serta satu orang pelaku lain yang juga berinisial SY.

Informasi yang disampaikan Kapolda bahwa korban Hsu Ming Hu justru akan menikahi salah seorang pembantu yang serumah dengannya. Padahal, selain sudah hamil, SS sudah sering dipakai namanya dalam kepemilikan harta benda hasil bisnis roti korban WN Taiwan itu.

“SS berteman dengan FT yang bekerja di kantor notaris. FM ini sering mengurus surat-surat untuk kepentingan SS termasuk penggunaan nama SS untuk harta benda dari korban,” kata Kapolda.

Karena sudah kenal dekat, SS meminta FT untuk mencarikan yang mau membuat Hsu Ming Hu bungkam. Setelah menemukan yang bersedia mengeksekusi korban, rencana berlangsung mulus.

Pembunuhan berlangsung di rumah korban, Cluster Carribean G9 Kota Deltamas Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi pada 24 Juli 2020. “Sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dolar termasuk mobil Fortuner B 1901 FJB milik korban, hilang dari rumahnya. Jadi dugaan sementara motifnya perampokan. Sebab ada banyak barang korban yang hilang,” kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Yusri Yunus.

Setelah korban terbunuh, mayatnya dibuang, namun ditemukan di Sungai Citarum, di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Polisi yang menyelidiki kasus ini juga menemukan petunjuk penting dari rekaman CCTV di rumah korban.

Alhasil, terungkaplah kasus pembunuhan ini dengan empat tersangka. Namun polisi masih mengejar tiga tersangka lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO), antara lain A yang berperan menusuk korban secara langsung. Dua tersangka lainnya adalam R yang ikut terlibat di lokasi kejadian dan MS yang mengambil dana milik korban di ATM

Untuk tersangka yang telah ditahan, polisi menjeratnya dengan Pasal pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 kemudian Pasal 365 KUHP dan atau pasal 351 KUHP. Pasal-pasal itu terkait dengan penganiayaan, pembunuhan, dan pencurian dengan kekerasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *